MotoGP Assen, Balap Clasik Dan Sejarahnya Selalu Hari Sabtu

0
869
Tikungan clasik jelang finish.
sss

OtomotifZone.Com – Belanda. Assen memiliki suasana yang sangat berbeda, dengan penggemar yang datang dari seluruh Eropa untuk menonton balap motor dunia di ‘katedralnya motorsport’. Sesuai dengan tradisi perlombaan diadakan pada hari Sabtu dari jaman dahulu kala. Namun para penggemar yang masih awam mungkin bertanya-tanya mengapa hari sabtu? Bukan minggu?

Sejak tahun 1925 balapan sudah di gelar pada hari sabtu. Karena hari minggu mereka fokus di acara keagamaan.  Dibalik itu semua ada hal menarik di hari sabtu. Hari sabtu di akhir Juni adalah acara tahunan di negeri Belanda. Seperti 27 Juni 2015 ini. Mereka menggelar acara hiburan di akhir juni ibarat “Lebaran-nya”. Nah, Motogp adalah salah satu dari acara di negeri belanda ini. Bagi mereka motogp adalah bagian dari negeri belanda, karena di salah satu sirkuit merekalah asal-usul motogp terjadi. Beda dengan Superbike yang biasa di gelar minggu.

Selain itu di gunakan juga sebagai sebuah perayaan tiga hari sepeda motor, sorot akhir pekan menjadi pesta jalanan yang luar biasa diadakan di pusat Assen dinikmati oleh puluhan ribu fans.

Assen baru dengan jalur merah
Assen baru dengan jalur merah

Renovasi sirkuit sudah beberapa kali. Dari tahun 1998-2001 mengalamiberbagai modifikasi panjang lintasan menjadi 6,027 km. Namun, para penonton di Assen sedikit protes. Sirkuit terlalu panjang dan jumlah lap yang saat itu hanya 20 lap terasa kurang serta panjangnya sirkuit membuat mereka menunggu lama tiap lapnya untuk melihat aksi pembalap saling overtake. Akibatnya sirkuit mengalami modifikasi lebih drastis selama musim dingin 2005 ke 2006, memperpendek sirkuit 4,555 km tampak kanan atas. Trek melengkung sehabis start di buat lurus. Dan pemotongan beberapa sirkuit.

Penulis : Hafid | Foto : Motogp, Assen

Imola Syndrome