Petarung Sejati Tidak Akan Mundur Sebelum Perang Selesai, Richard Taroreh “IS THE BEST”

1691
sss

OtomotifZone.com – Thailand. Petarung Sejati tidak akan mundur sebelum perang selesai. Ini terjadi pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 putaran  7 yang berlangsung (30/11-1/12) di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand. Siapa dia, rider asal Indonesia yang perkuat tim Proliner 549 KABOCI Racing Team.

Dia adalah Richard Taroreh rider asal Papua Barat yang terkenal dengan jiwa petarungnya. Meraih hasil kurang maksimal dari sesi latihan bebas UB150, Richard terus perbaiki waktu yang didapat untuk jalani sesi selanjutnya. Namun Richard yang terus perbaiki waktunya pastinya diikuti oleh pebalap lainnya.

Dari sesi latihan bebas pertama, Richard meraih waktu 2:08.516 detik dan menempatkan diri di posisi 28 dari 31 pebalap yang melakukan latihan bebas. Lalu pada latihan bebas kedua Richard mempertajam waktunya dengan raihan 2:02.360 detik dan berada di posisi ke 15.

Namun pada babak kualifikasi Richard sedikit lebih lama dari waktu yang didapat dari latihan bebas kedua. Pada sesi kualifikasi dirinya hanya mampu meraih waktu 2:02.749 detik. Ini membuat Richard harus memulia balapan di posisi 24.

Saat Race 1 berlangsung, pebalap yang memiliki nama lengkap Richard Richie Taroreh harus alami nasib kurang baik. Rider dengan nomor start 179 ini alami insiden crash parah dan membuat Richard tidak bisa lanjutkan balapan. Cidera pada kaki kiri didapat dirinya. Sempat bertanya tanya apakah rekan satu tim Robby Sakera ini akan lanjutkan balapan?

Melihat postingan Media Sosial Instagram pribadi 549 Kaboci ini penulis menyimpulkan kalau Richard akan kembali berjuang di Race 2. Meski perban merekat pada kaki kiri rider yang sangat ramah itu. “ Everything will be oke jagoan… @richardtaroreh gass lagi besok!!!,” tulis caption akan resmi media social 549 KABOCI.

Pada race 2 Richard memang ikut kembali dalam pertarungan. Lap demi lap dirinya jalani dengan luar biasa. Dan bebepara lap lap terakhir, motor Yamaha MX King bernomor 179 sudah mulai ada di rombongan depan. Luar biasa,  pada lap lap akhir Richard sudah berada di barisan posisi podium. Dan saat bendera Finish berkibar, Richard mampu selesaikan balapan di posisi kedua.

Meski demikian, Richard yang berdiri di panggung podium kedua akhirnya diputuskan sebagai juara pertama. Sebab juri memutuskan Izzat Zaidi mendapatkan sanki yang membuat dirinya harus mundur lima posisi dari posisi pertama yang didapat.

“ Pebalap nomor satu dari tim YY Pang di Diskualifikasi. Karena dia terbukti kena track Limit. Jadi dia harus mundur 5 posisi mas. Dari setelah finish sebenarnya memang sudah ketauan dia kena tracklimit, tetapi untuk selebrasi podium tetap diadakan sesuai dengan yang nampak di layar kaca,” ujar Deon selaku manager tim 549 KABOCI.

Sungguh luar biasa tidak menjadi pebalap tercepat di beberapa sesi sebelumnya dan sempat crash sampai alami cidera, namun Richard bisa buktikan sebagai petarung sebenarnya. Dirinya harus jalani blapan meski dalam kondisi cidera. Sekali lagi selamat untuk Richard Taroreh dan tim Proliner 549 KABOCI Racing Team

Penulis : Dewantara | Foto: 549 Kaboci

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.