Punya Skill Bagus dan Prestasi Gemilang, Andrian Aritonang Justru Galau Di Musim 2020, Kenapa?

0
342
sss

OtomotifZone.com – Pekanbaru. Memasuki awal tahun 2020 yang semestinya jadi musim dengan kabar terbaik bagi para pelakon balapan di arena lintasan aspal alias road race, justru berbanding terbalik yang dirasakan oleh Andrian Aritonang, pembalap asal kota Medan, Sumatera Utara, yang sekarang ini tengah merasa galau.

Pasalnya, rider yang kerap di sapa Andre tersebut sampai saat ini sama sekali belum menemukan peluang untuk bisa berada dengan tim balap besar satu pun yang mau mengajaknya bergabung untuk dapat bertarung dalam putaran seri Kejurnas maupun event balap lainnya. Padahal jika melihat dari track recordnya selama ini, Andre mempunyai skill bagus serta prestasi gemilang yang tentunya sangat di sayangkan apabila tidak sampai memiliki tim balap yang mapan.

Tengok saja torehan prestasi yang telah diraih Andre di tahun lalu dengan menjadi Juara Umum meski berada di posisi 2 untuk kelas Honda GTR 150 cc Standart, di ajang Grand Final Honda Dream Cup (HDC) 2019 yang berlangsung di Cimahi, Jawa Barat.

Andrian Aritonang saat meraih juara 2 HDC 2019

“Tentu merasa sedih sekali untuk musim 2020 ini mas, karena sama sekali tidak satupun tim pabrikan maupun tim privateer yang ngajakin Andre untuk gabung. Tapi semoga saja nanti akan ada tim balap yang bakal meminang Andre untuk gabung bersama mereka,” ungkap Andre dengan raut muka sedih saat di konfirmasi langsung oleh otomotifzone.com.

Sebelumnya penulis sempat mendapat bocoran pada akhir 2019 lalu, perihal Andre yang sempat ditawari dan nyaris bergabung untuk membela squad tim Honda Delli. Namun sepertinya hal itu sirna karena tim Honda Delli dipastikan batal ikutan berlaga di ajang balap tahun 2020 ini.

Semoga saja Andre akan segera mendapat tim baru lagi yang benar-benar serius untuk dapat bertarung di kancah balap motor Region Sumatera dan Nasional pada musim 2020 ini. Kita nantikan tim mana yang bakal meminang pembalap dengan skill mumpuni dan prestasi gemilang ini.

Penulis : Bang Kimul | Foto : Bang Kimul | Editor : Obeth

Imola Syndrome