Race Perjuangan M. Fauzi Di Seri 1 Grasstrack Region 1A Sumatera

0
180
sss

OtomotifZone.com– Lhokseumawe. Sirkuit Simpang Pase di Kota Lhokseumawe, Aceh, pada 14 dan 15 Maret 2020 kemarin seakan menjadi panggung bagi M. Fauzi untuk menunjukkan bahwa dia masih harus diperhitungkan di Grasstrack region 1A Sumatera.


Turun bersama Team WRT Reborn, grasstracker Sumatera Utara ini sukses meraih point tertinggi di gelaran pertama Kejurnas Swallow Grasstrack GM Proliner Region 1A tersebut. Total 80 poin berhasil diraihnya di kategori senior, yang mulai tahun 2020 ini hanya memperlombakan dua kelas saja.

Bebek modifikasi 4 langkah 125cc serta kelas Sport & Trail. Persaingan para pembalap kategori senior di hajatan kemarin pun terbilang cukup ketat. Nama-nama tenar di region 1A seperti Andryan Dio Permana (Riau), Uul Permana (Sumbar), Dian Akbar dan M. Hafiz (Aceh), serta Koko Angga Wijaya dan Rahnanda Putra yang sama-sama berasal dari Sumatera Utara tidak membuat nyali pembalap dengan nomor start 23 ini ciut. 

“Mungkin dari motor dan skill kita semua ada lebih kurangnya Mas, jadinya memang harus mengandalkan semangat, keberanian dan rasa percaya diri,” bebernya pada OtomotifZone.

Dari penelusuran yang OtomotifZone lakukan, Fauzi di tahun 2018 juga bermain sangat baik di sirkuit ini. Total 4 podium pertama berhasil diraihnya di Grand Final Kejurda Grasstrack Aceh waktu itu. Fauzi pastinya sudah tau bagaimana harus bermain di sirkuit dengan karakter berbukit dan berpasir tersebut.

“Alhamdulillah, walaupun belum ada tim yang tetap untuk tahun 2020 ini, Fauzi masih bisa mengulang kembali kenangan jadi juara di sirkuit ini Mas,” ungkapnya. Ternyata ketiadaan tim juga yang menjadi alasan Fauzi absen di JC Supertrack kemarin. “Sekarang main kalau ada yang ajak saja Mas. Untuk putaran 2 kejurnas juga belum tau akan ikut atau tidak,” lanjut dia.

Kalkulasi poin yang OtomotifZone lakukan menunjukkan sengitnya persaingan di Putaran 1 kemarin. Klasemen pembalap dari urutan satu hingga lima hanya terpaut 10 poin. Andryan Dio Permana yang mencatat waktu kualifikasi terbaik di hari Sabtu, dan beberapa minggu sebelumnya berhasil menjadi juara umum di event JC Supertrack Putaran 1.

Awalnya diperkirakan akan dengan mudah mengambil poin penuh. Sayangnya Dio mengalami crash di tiga moto dari empat moto yang dijalankan walaupun masih dapat melanjutkan perlombaan tapi lawan sudah jauh di depan.

Penulis : Hafid | Foto : Doc. OZ

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.