Riding: Pentingnya manajemen perjalanan saat adventure

0
6394
Riding Adventure
Riding Adventure
sss

OtomotifZone.com – Kab. Bandung Barat. Safety riding sangatlah diperlukan bagi kita para pengendara mobil ataupun motor. Safety riding merupakan metode berkendara dengan baik demi keamanan dan kenyamanan berkendara.

Bagi para pecinta adventure perlu memahami dan mengamalkan pengetahuan tentang safety riding. Berdasarkan tangkapan dari tim OtomotifZone pada sharing session gelaran Variasi MX Adventure Sabtu (02/09/2017), salah satu hal yang diperhatikan dalam adventure baik itu off road maupun on road adalah manajemen perjalanan.

Manajemen perjalanan merupakan salah satu hal yang penting yang kadang diabaikan oleh kita saat adventure. Padahal dengan melakukan manajemen perjalanan akan memberikan kenyaman dan kemudahan.

Riki Bo (tengah)

Riki Bo narasumber sharing session mengenai safety riding mengungkapkan hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen perjalanan.

  1. Perencanaan perjalanan yang matang. Perencanaan perjalanan meliputi menentukan titik start, titik istirahat dan titik finish. Kita juga perlu mengumpulkan data (tambal ban, warung, puskesmas) dari setiap perjalanan yang kita lakukan, hal ini mempermudah kita untuk mengambil keputusan jika sewaktu-waktu mengalami masalah.
  2. Menentukan ketua rombongan, pemilihan ketua rombongan sangat diperlukan untuk mentukan waktu, arah dan tujuan untuk berbagai keputusan dalam perjalanan.
  3. Mengatur jumlah anggota dalam sebuah kelompok dalam perjalanan. Anggota maksimal dalam sebuah kelompok kecil adalah 10 orang dimana di dalamnya termasuk ketua dan wakil ketua. Tujuannya agar dapat memonitor anggota selama perjalanan.
  4. Menjaga etika dalam berkelompok, saling meberikan bantuan pada anggota kelompok maupun ketua kelompok.

Nah Otozoners, itu beberapa hal yang perlu kita aplikasikan jika hendak melakukan perjalanan dan selama di perjalanan. Setiap melakukan perjalanan kita juga perlu menghargai daerah sekeliling wang kita lewati. Semoga isi bermanfaat bagi para Otozoners.

Penulis: Budi Kurniawan | Photo: Arie

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.