Saat Para Mekanik Mudik (1) – Waskito “Merit” Ngubaini Habiskan Waktu Singkat Silaturahmi Di Desa

0
4791
sss

Otomotifzone-com, Wonogiri. Mudik para pembalap beberapa kali di ulas. Ganti para mekanik ah, biar gak jenuh. Apalagi para mekanik top tanah air rata-rata asalnya sebagai pendatang, ada Hawadis dari Madura yang sekarang ngendon di Tanjung Priok, yang stay di daerah Jakarta ada Beny Djati Utomo dari Pati, Ergus-Edwin Oei dari Medan. Yang di Solo ada Yusuf Nugroho atau Pak Hoho dan Waskito “Merit” Ngubaini. Seputaran Jogja yang isinya seabrek mekanik ada Heru Kate dari Madiun, Achos Lalang dari Sulawesi, Sri “Gandhoel” Hartanto dan Pak Dhe Ibnu Sambodo dari Wonogiri. Kalau mekanik sepeti Haris Mletis Sakti emang aslinya di Jogja.Masih banyak dari kalangan mekanik handal dari Road Race, Drag Bike atau Grasstrack. Yang bisa di temui Otomotifzone.com cuma Mas Merit, Om Gandhoel dan Pak Dhe Ibnu Sambodo.

Yang pertama kita ikuti kegiatan mudik Mas Waskito Ngubaini, mekanik yang mengawal Agus Setiawan, Ervantona dan Reza Fahlevi di team Yamaha RPM Medan ini mudik ke kampung halamannya di daerah Kedungpelem, Pulutan Kulon, Tiken, Wuryantoro, Wonogiri. Pria yang memiliki padepokan MRT di daerah Baki, Solo Baru ini asli anak desa. “Asli saya ya disini, istri saya tetangga kecamatan. Bapak ibu masih dan tinggal di rumah ini tapi bapak masih di Solo, ngurus pekerjaan sebagai mandor Bus.” ucap Mas Merit.

Kegiatan dan budaya lebaran di desa pasti kental dengan acara keliling untuk silaturahmi dong. “Iya, ini tadi habis silaturahmi sama sanak keluarga, ya muter-muter,” terangnya yang saat OZ datang ke rumahnya beliau juga baru saja datang dari bersilaturahmi. “Ya disempatkan karena Selasa ini harus segera balik ke Solo Baru persiapan motor untuk OMR Yamaha dai Tasikmalaya mas,” ungkap Merit bersama OZ di halaman rumahnya. Pengalaman ke desa Mas Merit adalah warga sekitar tidak mengerti yang namanya Waskito Ngubaini, atau Merit. Tapi mereka lebih mengenal dengan Mas Totok.. wealah..

Begitulah kegiatan sebagian para mekanik top tanah air. Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya karena minggu depan sudah balap lagi. Tidak bisa berlama-lama di kampung halaman waktu kecil.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.