Selain Balap IRC Sumatera Cup Prix 2018 Seri 3 Sawahlunto Juga Angkat Pariwisata dan Kearifan Lokal

0
6346
sss

OtomotifZone.com – Sawahlunto. Tak hanya balap Sumatera Cup Prix juga mencoba mengangkat pariwisata dan kearifan lokal di tiap Kota penyelenggaraan IRC Sumatera Cup Prix 2018, seperti halnya di seri 3 Sumatera Cup Prix 2018 yang berlangsung di sirkuit Kandih, Sawah Lunto, Sumatera Barat, Minggu (30/9). Pihak SCP mencoba bersinergi dengan 7 Berlian untuk mempertontonkan kesenian daerah Sumatera Barat seperti Tari Galombang dan Tari Piring.

Tari galombang adalah salah satu taritradisional Minangkabau yang hampir dimiliki oleh setiap daerah. Tarian ini selalu ditampilkan pada upacara penyambutan tetamu yang dihormati, sementara Tari Piring atau tari piriang dalam bahasa Minangkabau adalah tarian tradisional Minangkabau yang melibatkan atraksi piring. Para penari mengayunkan piring mengikuti gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa terlepas dari genggaman tangan Gerakannya diambil dari langkah-langkah dalam silat Minangkabau atau silek.

Untuk itu pihak penyelenggara menunjuk Sanggar Seni Parmato Hitam dari Kota Sawahlunto, sanggar ini sendiri sudah go internasional pernah tampil di beberapa negara Asia, sehingga dari hal tersebut bisa diharapkan bisa menjadi pelecut bagi anak muda Sumatera Barat khususnya Kota Sawahlunto.

Tidak hanya lewat Tarian, Umbrela Girl yang biassanya terkesanan dengan keseksianya tapi tidak di Sumatera Cup Prix karena Umbrela Girl menggunakan Pakian adat Minangkabau.

” Sumatera Cup Prix menjadi salah satu event yang mencoba mengkangkat Balap dan Pariwisata tidak hanya itu kita juga berusaha memperkenalkan kesenian daerah ” Buka Mawan Dragon

Mawan Dragon sedang menerima sambutan (Tari Galombang)

Senada dengan Mawan, Andra dari 7 Berlian juga meninginkan selain tontonan balapan kesenian juga harus di suguhkan apalagi di tengah perkembangan jaman seperti sekarang ini kesenian daerah sudah dianggap jadul dan kuno padahal itu merupakan satu ciri dan  istimewaan masing masing daerah.

” Di jalan Mileneal anak anak muda lebih suka dengan lagu lagu dan tarian luar padahal tarian kesenian daerahnya pun lebih baik apalagi sudah melegenda untuk itu kita menyuguhkan Tarian Galombang dan Tarian piring ” Tambah Andra dari 7 Berlian

Sementara itu Sardiana sebagai ketua Sanggar seni Parmato Hitam mengucapkan sangat bangga dan senang atas apresiasi Sumatera Cup Prix terhadap seni daerah.

Sadriana Ketua Sanggar (Kanan), Yanti Ningsih Pelatih dan Kamsri Benti Pembina (kiri)

” Kami sangat senang dan bangga ada penyelenggara event balap nah mengangkat seni lokal, apalagi tarian Minang sangat di segani di negara negara luar ” Kata Sadriana

Penulis : Nana Triana | Foto : Hardiansyah & Nana Triana

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.