Sirkuit Non Permanen Layak Untuk Balap Gokart

0
1324
eksebisi gokart muara teweh menginspirasi gelaran jalan raya ditempat lain
sss
eksebisi gokart muara teweh menginspirasi gelaran jalan raya ditempat lain
eksebisi gokart muara teweh menginspirasi gelaran jalan raya ditempat lain

OtomotifZone.com-Jakarta. Kilas balik  hasil Karting Exhibition  Muara Teweh Kabupaten Barito Utara  Juni 2014, ada beberapa hal menarik yang bila dikemas dengan profesional diyakini  ini akan menjadi suguhan menarik dan  momen tak terlupakan  bagi komunitas dan penggemar  gokart untuk menggiat dan menggeliatkan  balap single sitter  menjadi lebih dikenal dan lebih dekat masyarakat luas.
Tolok ukur kesuksesan ini dengan hadirnya ribuan penonton yang menyaksikan tumpah ruah sesaat acara usai. Mereka tua dan muda, pria dan wanita, dewasa bahkan anak-anak turun ke lintasan hanya untuk sekedar meminta tanda tangan atau berfoto bersama para pegokart nasional yang turun di ajang tersebut.
Dari kesuksesan acara tersebut, tidak ada salahnya jika gokart bisa digelar   didaerah dan kota lain, dengan satu tujuan utama  memperkenalkan dan memasyarakatkan olahraga balap mobil  yang tergolong mahal ini agar semua orang tahu bahwa kita mempunyai banyak pembalap muda berbakat yang telah mengharumkan nama negara dan bangsa.
Apalagi dengan keterbatasan sirkuit di negri ini membuat laju perkembangan olahraga ini semakin lamban. Dari sejumlah sirkuit yang kita miliki, hanya Sentul International Karting Circuit saja yang paling memadai untuk gelar  event sekelas nasional atau  asia.
Lalu, sebagai pecinta gokart apakah kita harus pasrah dengan keadaan ini? Atau lebih memilih luar negeri sebagai alternatif untuk berlatih? Mungkin tidaklah berlebihan bila kita lebih konsisten mengembangkan olahraga ini di negri kita sendiri dan sebagai alternatifnya adalah SIRKUIT JALAN RAYA atau LAHAN PARKIR TERBUKA sebagai media untuk pengembangan skill para pegokart dan juga pengembangan olahraga itu sendiri di mata masyarakat kita.

konvoi gokart diperkenalkan di masyarakat luas
konvoi gokart diperkenalkan di masyarakat luas

Dari hasil catatan diatas salahs satu mekanik gokart kita menuturkan “sekitar di akhir tahun 2011 saya pernah mengikuti kejuaraan gokart yang diselenggarakan di areal parkir terbuka salah satu hotel ternama di Las Vegas Amerika Serikat. Gelaran kerja sama antara SKUSA (Super Kart USA) dengan WSK World Series itu sukses dilaksanakan dengan hanya bermodalkan water cone barrier sebagai pembatas layout sirkuit dan didukung oleh para Steward dan Marshall serta tenaga medis yang handal, lalu bagaimana penerapannya di Indonesia? Tentu kita tak perlu se ekstrim seperti di Amerika. Bagaimanapun kita harus mengedepankan faktor keamanan. Salah satunya tentu dengan merubah format balap menjadi TIME ATTACK atau TIME TRIAL. Dengan begitu dijamin tak akan ada pegokart yang saling fight, karena pemenangnya bukan siapa yang terdepan tapi dialah yang memiliki waktu tercepat. Dan sudah barang tentu jarak antar kendaraan akan diperhatikan pada jarak yang aman” usul brilian Budi Rusman.

Dicky Jambret Setiawan bersama Avan Abdullah
Dicky Jambret Setiawan bersama Avan Abdullah

Gayung bersambut brosis, “setelah lebaran TKM Racing sudah menyusun rencana untuk menggelar eksebisi gokart di Kota Solo, kita bise menggunakan lahan parkir diseputaran stadion atau jalan raya yang mempunyai median jalan yang luas, disitu kita bisa memperkenalkan kepada masyarakat luas kalau balap gokart juga bisa dinikmati, terobosan ini  juga diharapkan ada greget dan antusias generasi muda untuk menekuni balap gokart ini, kita tunggu masih survey venue yang cocok biar asyik kemasannya” jelas Yongliek dan Dicky Setiawan.
Bagaimanapun karakteristik jalan raya yang sangat berbeda dengan aspal sirkuit akan membuat tantangan dan sensasi tersendiri bagi para pegokart dan para mekanik kita. Serta dengan areal parkir terbuka yang memadai kita bisa membentuk layout sirkuit-sirkuit kelas dunia, agar para pembalap kita bisa belajar corner-corner seperti disirkuit aslinya. Dan dengan format Time Attack atau Time Trial tadi, para pegokart hanya fokus dengan racing line, brake and accel point tanpa perlu fight untuk meminimalisir kecelakaan.

iwan Semut Ireng salah satu senior Gokart Indonesia
iwan Semut Ireng salah satu senior Gokart Indonesia

“melihat suksesnya eksebisi Muara Teweh bisa kita kemas lagi tuh didaerah lain di pulau Jawa, saya yakin pasti rame, apalagi  kelas gearbox minat anak kampus pasti tertantang untuk riset“semangat Iwan Semut Ireng.  Hal senada juga dilontarkan Oke D Junjunan, ” dulu kita pernah menggelar event serupa di jalan rayadan lahan parkir, cuma susah sekarang mencari promotor yang betul-betul serius menggelar event ini disamping sekarang cari lokasi yang susah juga biaya pasti mahal”.
Nahhhhhh…itu semua kita kembalikan lagi pada para penggemar dan pekerja gokart. Karena selain membutuhkan biaya yang lumayan besar, ini semua memerlukan kerjasama kita untuk saling mendukung dan berkomitment untuk kemajuan oalahraga ini. Walaupun kegiatan ini hanya bersifat Fun Race atau latihan bersama, diyakini akan turut membantu meningkatkan kualitas pegokart kita dalam mengadaptasi berbagai sirkuit. Selain itu sudah barang tentu masyarakat akan lebih mengetahui apa itu olahraga gokart. Mungkin tak ada salahnya bila kita memiliki prinsip, bahwa dalam balapan kita memang harus bersaing untuk menang, namun diluar itu semua kita tetaplah satu keluarga kecil yaitu bagian dari komunitas gokart indonesia. Semoga bermanfaat dan segera terealisasi masbro……

Penuhi jalan raya dan lahan parkir dengan balap mobil dan gokart masyarakat rindu event yang lain dari pada yang lain. dijamin……

Apalagi para pegokart pasti seneng lho jadi seleb disirkuit dadakan…….

penulis : Edi Batrawan, Sumber (Budi R) | Photo : Edi Batrawan

 

Imola Syndrome