SUPERMOTO Open Championship 2020 seri-1 Jember : Rangkul Komunitas penghobi agar berprestasi

0
63
sss

OtomotifZone.com – Jember . Ajang Supermoto Open Championship 2020 , yang digelar di pelataran markas Secaba Rindam V / Brawijaya minggu kemarin (1/3) menjadi suatu eksistensi komunitas tersendiri. Ide Kreatif ini sebenarnya telah tercetus jauh – jauh hari akan menggelarnya ajang kompetisi Supermoto di Jawatimur. Hanya Frangky Laurent masih menghabiskan seri kejuaraan Roadrace di tahun 2019 lalu dan Supermoto menjadi kelas tambahannya. ” Tahun 2020 ini Supermoto saya buat kelas utama dan Roadrace menjadi kelas tambahannya, Untuk kartu ijin Start (KIS) bisa pakai KIS Grasstrack atau Motocross. Begitu pula motor – motor yang dipakai adalah motor bebek modifikasi dan sport modifikasi yang layaknya motor Grasstrack ” terang Frangky Laurent penggiat dari Ocean Enterprise

Frangky Laurent penggagas acara

Baca Juga : https://www.otomotifzone.com/hasil-lengkap-supermoto-open-championship-2020-seri-1-jember/

Meski hanya tiga kelas utama supermoto yakni kelas 150 cc, 180 cc dan 250 cc (FFA) namun animo para tracker dan Crosser baik lokal Karesidenan Besuki maupun hingga terbuka sangat besar . Indikasi terlihat kala starter terkumpul 262 dibagi 23 kelas yang dilombakan. Ini berarti jika bakal digelar sebanyak lima seri di Jatim jumlah tadi optimis bakalan bertambah. Karena Tracker senior Farudilla Adam yang juga racer Supermoto nasional tahun 2020 itu berjaya di beberapa kelas bergengsi. yakni kelas 180 cc senior dan kelas 250 cc FFA.

Farudilla Adam

Sedangkan di kelas 150 cc pemula terbuka (SM1) dan 180 cc pemula terbuka (SM2) adalah kelas utama dengan catatan poin ditiap serinya. kelas ini menjadi meriah karena para peserta adalah pebalap roadrace dan grasstracker. Dua kelas ini sementara dikuasai Aldan MH dari tim Bhayangkara Racing team Jatim, dengan point 47 beda tipis 2 poin dari rival terberatnya M. Noufal pebalp Supermoto dari tim TS75

Aldan pemegang standing poin SM1 dan SM2
Standing-Poin seri 1 – Jember

M.Noufal

Dikelas para Tracker bebek modifikasi GTX baik 2 tak maupun 4 tak bisa ditebak Riab Herkules dari Lumajang tetap terdepan. meskipun disana ada Ifan tole, Lippo dan masih banyak lagi, namun Rian yang juga mantan trackerbelum tertandingi . Kita tunggu seri ke 2 yang rencananya bakal di gelar di Situbondo usai lebaran Idul Fitri mendatang.

Penulis dan Foto : DIKi_Jember

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.