Teguh Sanjaya, Tokoh Otomotif Tasikmalaya Telah Berpulang

0
605
sss

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Kabar duka datang dari dunia otomotif Jawa Barat, setelah sebelumnya sempat diberitakan mengalami sakit dan kondisinya terlihat lemah, namun akhirnya diperoleh kabar jika Teguh Sanjaya Tan, tokoh otomotif yang juga penggiat grasstrack Tasikmalaya telah berpulang, di Rumah Sakit Tasik Medika Citratama (TMC), Selasa (12/05).

Teguh Sanjaya Tan atau lebih terkenal dengan sebutan Enthog yang juga pemilik Enthog Motor ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 65 tahun di ruangan ICU Rumah Sakit TMC Tasikmalaya pukul 13.32 wib.

Berita tersebut diperoleh langsung pada OtomotifZone.Com dari Budi Sanjaya Tan putra dari Teguh Sanjaya Tan. “Kang, papah sudah meninggal tadi jam 13.32, tolong sampaikan pada yang lain,” ucap Budi melalui telepon.

Teguh Sanjaya Tan meninggal setelah mendapatkan perawatan sejak hari Minggu (03/05). Menurut Budi,Teguh Sanjaya Tan mengalami keluhan pada perutnya dan hasil diagnosa mengalami masalah pada liver.

Akibat kondisinya yang terus ngedrop akhirnya beliau masuk ruang ICU pada hari Senin (11/05) dalam kondisi tidak sadarkan diri. “Papah masuk ICU dalam keadaan tidak sadar,” jelas Budi Sanjaya Tan.

Kondisi terakhir Teguh Sanjaya Tan saat di RS TMC Tasikmalaya

Selain keluarga yang merasa kehilangan, para tokoh otomotif, pembalap dan rekan yang mengenal beliau pun merasakan hal yang sama. Karena semasa hidupnya sosok Teguh Sanjaya Tan adalah pribadi yang tegas dalam hal otomotif termasuk sebagai penggiat dan juga perintis balapan grasstrack di Tasikmalaya.

Petinggi Yamaha pun mengenal sosok yang di mata pembalap saat itu terkenal disiplin. Bahkan di tim Yamaha kala itu, Teguh Sanjaya Tan sangat berpengaruh besar sehingga sempat menjadi anak buah kesayangan dari Edmon Cho.

Di kota Tasikmalaya sendiri, beliau tidak hanya sering menggelar event grasstrack, semasa hidupnya Teguh Sanjaya Tan pernah pula menjadi pembalap. Dan di Tasikmalaya pada waktu silam pernah terkenal dengan atraksi Motoball, yakni bermain sepak bola dengan menggunakan sepeda motor dan salah satu pemainnya adalah Teguh Sanjaya Tan.

Begitu pun di mata pembalap era tahun 2000-an, seperti Dudung KR yang pernah masuk dalam tim Enthog Motor. “Beliau sangat disiplin, aturan balap yang dibuatnya pun sangat ketat,” jelas Dudung KR yang saat itu balap di kelas Junior.

Kini sang tokoh otomotif Tasikmalaya dan penggiat serta perintis grasstrack itu telah tiada, tentunya dengan meninggalkan kenangan serta jasa baik yang tidak dapat dilupakan. Selamat jalan Om Teguh Sanjaya Tan, Enthog Motor, terima kasih atas kiprahnya sehingga kegiatan otomotif Tasikmalaya termasuk grasstrack semakin ramai. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisiNYa. Aamiin.

Penulis: Yeyep | Foto: Istimewa

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.