Tim Satelit Menggebrak, MotoGP 2020 Seperti Era GP500 Musim 2000 Silam

0
53
sss

OtomotifZone.com-Rep.Ceko. Sampai putaran ketiga kelas utama MotoGP 2020, pemegang pole position di kuasai team satelit. Dari tiga putaran dua kali Fabio Quartararo dan sekali Johan Zarco. Isi podium pun juga team yang di pandang “kelas tengah”.

Untuk putaran ketiga MotoGP aura menegangkan sesi demi sesi dari free practice sampai race. Top rider berkombinasi mengisi lima besar banyak yang dari team satelit. Dari Takaaki Nakagami dari LCR Honda, duet Fabio Quartararo- Franco Morbidelli bersama Petronas Yamaha Sic, Johan Zarco bareng Avintia Ducati dan final di menangkan Brad Binder dengan KTM yang notabenenya kemarin masih di level tengah. Jangan lupakan Duet Pramac Ducati si Jack Miller dan Francesco Bagnaia juga duet pasukan Suzuki Alex Rins dan Joan Mir. Aprilia walau hanya mengandalkan Aleix Espargaro juga sering memberikan kejutan di awal lap.

Team Satelit dan team papan tengah menggebrak barisan depan tahun ini.

Membuka sejarah balapan merata antar team ini bagaikan era GP500 tahun 2000. Dari pabrikan atau satelit punya kekuatan merata sepanjang musim. Tidak ada dominasi satu pembalap satu motor dan satu pabrikan. 16 seri banyak juara yang membuat tontonan lebih atraktif. Klasemen pembalap selalu berputar kala itu menjelang seri-seri akhir. Hanya pembalap yang konsisten mendulang point yang berhasil menjadi juara duni yaitu Kenny Roberts jr bersama Telefonica Movistar Suzuki.

Jika sampai seri penutup nanti bakal terus seperti ini tidak menutup pintu bagi team satelit bisa menjadi tontonan di luar prediksi bagi pengamat. Apalagi team papan tengah seperti Aprilia dan KTM mulai merengsek ke depan signifikan dalam pengembangan.

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.