Tips Ringan Rawat Aki Basah Motor Biar Awet

0
65
sss

OtomotifZone.com – Cirebon. – Adanya aki pada motor sebagai penghasil arus massa kelistrikkan memang sangat vital, terlebih lagi selain untuk menerangi secara konstan lampu utama dan sein di depan, juga lampu rem dan sein belakang berikut pula ke bagian ke klakson dan elektrik starter. Untuk itu jangan sampai diabaikan adanya aki ini yang sangat berguna sekali supaya lebih mudah dalam mengaktifkan segala perangkat dari sistem kelistrikkannya itu.

Kali ini ada tips ringan untuk perawatan aki tipe basah namun harus hati-hati karena cara kerja aki jenis ini dengan mengubah tenaga kimia berupa cairan khusus sehingga menjadi arus listrik yang berfungsi untuk menjalankan arus massa pada motor dan lain sebagainya.

Usia aki basah idealnya sekitar dua tahun tapi itu dilihat dari pemakaian kendaraannya, apalagi untuk digunakan sehari-hari. Namun terkadang sering pula mendengar kejadian tentang umur aki yang singkat dengan jangka sekitar satu tahun sudah rusak. Biar gak salah kaprah, simak tips singkat berikut agar aki basah ini bisa awet dan tahan lebih lama dalam pemakaiannya.

Ketika ingin mengisi air aki perhatikan batas yang tertera di dalam garis yang ada di wadah aki dan pastikan jangan sampai melebihi batas maksimal atau tanda yang terdapat tulisan ‘upper’ di bagian sisi aki. “Kalau sampai lebih itu akan membuat timbulnya karat akibat dari kadar oksidasi yang tinggi antara lempengan besi di dalam aki dengan cairan aki yang mengandung kadar H2SO4 yang bersifat asam. Itu yang bikin aki gak awet,” ujar Suhendi, pemilik bengkel Perjuangan Motor (PJM), di Jl. Perjuangan No.70, Kota Cirebon.

Dan juga pastikan kondisi aki dengan cara mengecek batas maksimal air aki, jangan sampai dibawah garis ‘lower’ atau terendah. Karena kandungan dari H2SO4 itu tidak menguap, sebab hanya berisi air dan H2O saja yang berkurang. Kalau sampai kering bisa menyebabkan kerusakan sel aki akibat beroksidasi dengan udara. Nantinya akan membuat rontok pada bagian lempengan besi yang ada di dalam aki.

Pada bagian aki basah ini terdapat lubang ventilasi yang berfungsi untuk sirkulasi dan saluran pembuangan. Perlu di ingat jika pada bagian ini jangan sampai tersumbat atau posisi selangnya itu terjepit. Karena bisa membuat arus listrik yang dihasilkan akan cepat panas. “Akibatnya bisa fatal kalau sampai tersumbat, karena arus yang terlalu kuat tanpa adanya udara dari lubang sirkuasi pada aki sehingga bisa berakibat meledak,” jelas Hendi.

Aki

Kemudian perhatikan pula di aki ini jangan sampai terdapat banyak kerak akibat korosi berlebih, terutama di posisi baut atas antara kabel katubnya karena itu akan sulit dan menghambat saat dibuka. Jadi harus segera dibersihkan dengan cara pada bagian baut tersebut disiram dengan air panas supaya kerak tersebut cepat rontok dan baut bisa dengan mudah dibuka.

Jika sudah dibuka jangan lupa olesi kedua baut katub itu dengan gemuk yang bersifat seperti gel dan anti karat pada bagian ulirnya, namun jangan terlalu banyak. Supaya nanti bisa mudah dibuka kembali saat dilakukan pengisian air aki.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Imola Syndrome