Toyota Carina 1995 Purwokerto : Terjangkit Virus Karena Langka, Bukan Akibat Pandemi Corona

0
164
sss

OtomotifZone.com – Purwokerto. Antara Toyota Carina maupun Toyota Corona memang ada kesamaan yang tidak hanya terkesan dari namanya saja yang mirip namun juga sangat berkaitan erat dari silsilah produksi kendaraan Toyota tersebut. Pada awalnya dahulu yang di mulai sekitar tahun 1980-an, Toyota Carina memang hanya di jual di Jepang, selaku asal dari produsen mobil paling laris manis itu hingga saat ini. Akan tetapi Toyota Carina ini juga di tahun-tahun berikutnya mulai dipasarkan serta digunakan di Eropa dengan nama Carina II dan Carina E yang hal itu adalah cikal bakal dari lahirnya Corona, namun yang dimaksud ini bukan wabah yang tengah menjadi pandemi melainkan nama Toyota Corona.

Toyota Carina ED ST202 1995, cikal bakal dari Toyota Corona

Seperti halnya Toyota Carina ED ST202 lansiran tahun 1995 milik Sami Sidqi, berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah, yang terjangkit virus mobil rare alias langka. Karena pada dasarnya, mobil besutannya tersebut merupakan tipe dan jenis yang sangat jarang sekali ada di Tanah Air ini. Makanya, cowok yang juga punya mobil langka lainnya ini cukup bangga meski usianya masih muda namun soal selera pada mobil terbilang bernilai tinggi.

Area kaki lebih elegan dengan ukuran pelek ring 18

Yups, Sami Sidqi ini adalah remaja yang mau lulus Sekolah Menengah Akhir (SMA) tahun ini yang sudah kepikiran untuk bisa investasi terhadap mobil rare atau langka. Sebelumnya pernah juga memodifikasi Mazda Miata NA Series berkelir merah, yang juga telah di ulas otomotifzone.com beberapa waktu lalu.

Interior pertahankan segi orisinalitas bawaan aslinya

“Untuk pilihan pada Toyota Carina sekarang ini tidak terlalu banyak ubahan yang dilakukan, hanya konsen look simple aja supaya kesan elegan dan klasik jenisnya ini tetap terjaga. Karena ini mobil CBU alias built-up yang konon katanya cuma ada 2 unit di Indonesia, jadi sayang banget kalo terlalu banyak ubahan di mobilnya ini,” sebut Sami Sidqi yang berencana meneruskan pendidikan di Universitas jurusan Bisnis Management ini.

Jok masih andalkan asli bawaan mobil

Melihat dari karakternya, Sami ini merupakan car enthusiast, juga hobi searching di dunia maya apalagi melihat banyak mobil langka dan lantas akan diterapkannya pada mobil-mobil yang sudah didapat dan jadi koleksi pribadinya tersebut biar tetap daily look namun tak pasaran. “Saya lebih tertarik pertahankan sisi orisinalitasnya karena ini adalah langka dan semua itu sudah cukup menarik bagi saya. Paling hanya menambahkan sedikit sentuhan modifikasi saja, karena konsepnya bisa dipakai harian dan pasti bakal menjadi pusat perhatian,” cuap Sami.

Usung konsep harian biar jadi pusat perhatian

Mantap nih!

Data modifikasi :

Mesin : Standard 3S-FE (2 Mode)

Velg depan/belakang : Lenso DC6 R18 Monoblock Lebar 8 Rata ET 45

Interrior : Full Original Burgundy Fabric Original Seats

Lowering Kit : Custom

Knalpot : Custom

Bodykit : Kanto Work, Japan

Audio : Nakamichi HeadUnit

Subwoofer : Sansui

Lugnuts : D2 Spec

Spion : Electric Retract

Modifikator : Vecchio Garage, Jl. Raya Beji, Kedungbanteng, Purwokerto

Phone : 0813-8382-0005

Penulis : Obeth | Foto : Bani

Imola Syndrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.