Yengki ‘Kuyeng’ Berawal dari MC Lomba Agustusan

0
634
Yengki "Kuyeng" jadi MC sejak tahun 2002
sss
Yengki "Kuyeng" jadi MC sejak tahun 2002
Yengki “Kuyeng” jadi MC sejak tahun 2002

OtomotifZone.com – Purwakarta. Yengki Marciano atau lebih dikenal Yengki “Kuyeng” adalah seorang pemandu acara atau master of ceremony (MC) di setiap gelaran otomotif khususnya Jawa Barat. Ketika ditemui di Purwakarta, Kuyeng menceritakan kepada OtomotifZone.com dimana dirinya pertama kali menjadi MC adalah di acara 17 Agustusan Karang Taruna ditempatnya, 2002 lalu.

“Pertama kali saya jadi MC itu tahun 2002 di acara lomba Agustusan Karang Taruna. Setelah itu teman saya menawarkan untuk menjadi MC di acara Grasstrack Antar Kampung alias Tarkam masih sama di acara Agustusan memperingati HUT RI. Saya terima dan dapat bayaran Rp. 20 ribu selama dua hari jadi MC,” buka pria kelahiran 10 Juni 1973 lalu.

Sejak saat itu nama Kuyeng mulai dikenal penyelenggara-penyelenggara yang mengadakan event Grasstrack tarkam di wilayah Purwakarta dan Karawang meskipun diakui belum mengerti tentang istilah-istilah racing atau otomotif.

Hobi nonton road race sejak tahun 1999
Hobi nonton road race sejak tahun 1999

Tahun 2003, ayah dua anak ini mendapatkan tawaran untuk menjadi MC Road Race di Karawang. “Pas waktu itu, Pak Delly Efendi menawarkan saya untuk jadi MC Road Race dengan mendapatkan honor yang lumayan dan hampir setiap minggu saya ikut bersama beliau,” tambah Kuyeng yang hobi nonton road race sejak tahun 1999.

Acara-acara otomotif hingga event bertarap nasional pun sudah pernah dilakoni, seperti Kejurnas Balap Motor, Motocross International, dan Powercross International. “Banyak sisi positif dari saya menjadi MC, menambah banyak pertemanan dari berbagai kalangan apa aja ada di dunia otomotif. Kemudian menjadi tau daerah di Indonesia, sambil bekerja dan jalan-jalan tanpa harus mengeluarkan uang saku kita malah dapat honor pulangnya penghasilan buat keluarga. Selain itu, saya punya kepuasan tersendiri jika sukses membawakan sebuah event, karena awalnya dari hobi langsung jadi merasa punya kebanggaan tersendiri,” tutup pria asal Purwakarta ini yang juga sekarang bekerja di sebuah perusahaan otomotif di Purwakarta dan aktif dalam berorganisasi.

Penulis : Indra Gunawan | Foto : Indra Gunawan

Imola Syndrome